TERIMA KASIH…
ENTAH
Entah akan kumulai dari mana tulisan ini….. Akupun tak tau kapan rasa ini muncul…… Yang ku tahu aku hanya ingin mengucapkan terima kasih….. Ya, hal ini aku yakini tidak terjadi karena suatu kebetulan semata, akan tetapi semua ini merupakan skenario yang di ciptakan oleh Sang Pemilik Hati.
3
Semua berawal dari keinginan dan rasa rindu untuk menyempurnakan separuh agama ini, dari keinginan orang tua untuk segera mempunyai seorang menantu. Yang kemudian niat itu di utarakan kepada saudara untuk mencarikan pasangan hidup. Sampai suatu hari diberikannya nomor telepon seorang gadis yang aku belum pernah mengenal sebelumnya. Seperti biasa, aku menanggapi ini semua dengan santainya dan masa bodo dengan itu semua. Aku juga tak ingin segera mencari tahu tentang gadis itu, karena kebetulan pula saat itu handphone sedang rusak….. “Ah, entar aja kali aku coba mengenalnya..” gumamku dalam hati. Sampai – sampai saudaraku ngomong “udah kenalan belum?” Dengan enteng saja ku jawab “ Belum sempat kenalan, cz hape lagi rusak mbak!!!” Sebenarnya itu hanya alasan ku saja untuk mengulur waktu.
PERKENALANKU
Sampai suatu malam….. aku mencoba untuk mengenalnya melalui sms…. Ya, semua hanya berjalan seperti normalnya orang kenalanan, Tanya nama, kerjaan, dsb. Itupun tak lama cuma tiga sampai empat kali sms udah gitu saja. Tak ada yang special, kecuali hanya satu hal, yaitu cueknya dia yang membuat penasaran….. huft……. Hingga suatu saat aku meminta akun social media miliknya. Ku sodorkan terlebih dahulu PIN BBM punyaku, dan sama respon dia seperti biasa tak membalas dan terlihat cuek. Lain hari aku bertanya lagi untuk meminta PIN BBM miliknya, ah…. Lagi lagi sama ia pun tak memberinya. Akhirnya, dari searching nomor hapenya, ternyata ia mempunyai akun di LINE. Ah…. Akhirnya ketemu juga akunnya pikirku, mulailah kembali obrolan lewat chatting di LINE, dari sini aku tahu photo profilnya, yah, tepatnya wajahnya seperti apa!!! Satu kata yang terlintas di pikiran ini “cantik” iya sih dia cantik, tapi ia berbeda dari criteria gadis yang selama ini aku cari… “ya… ternyata”. Dari dulu aku selalu mendambakan seorang gadis yang anggun dengan pakaian longgar yang menutupi seluruh tubuhnya dengan hijabnya. Tapi entah kenapa hati ini masih ingin terus untuk mengenalnya lebih jauh… Lalu obrolan berlanjut dengan candaan konyol yang kadang terasa basi dan memuakkan yang aku lakukan.
Dan akhirnya aku kembali meminta PIN BBM miliknya, kali ini ia merespon dan memberikan PIN miliknya. “Ah, senang nya hati ini” mungkin itu yang terlintas dalam hati ini. Akan tetapi lama - lama aku mulai bimbang dengan ini semua apakah benar – benar ia merespon apa yang selama ini aku lakukan?? Ya, hal ini karena selama obrolan ia kurang merespon, ia tidak akan bertanya jika aku belum mulai bertanya, ia seperti tak ingin mengenalku lebih jauh, cueknya dia yang hanya membalas hanya dengan kata kata yang singkat, bahkan tak membalas obrolan. “Apa aku harus mundur saja dari dia!” pikirku. Tapi aku sendiri tak bisa mengendalikan rasa keingin tahuan ku lebih jauh tentang dia. Aku mulai mencari tahu lebih banyak tentang dia lewat beberapa akun miliknya seperti di Facebook dan Instagram miliknya. Aku mulai pasrah ingin mundur saja, tapi lagi lagi itu tak bisa membuatku melupakannya, aku mencoba mengesampingkan itu semua aku belum ingin menyerah. Jika kamu tahu, sebenarnya hanya satu hal saja yang membuatku tidak ingin menyerah, ya…. Hanya satu hal….. Entah kenapa setiap memikirkanmu disana Alloh juga ikut bersamamu. Aku tak tahu kenapa ini semua bisa terjadi, dia berbeda dengan wanita wanita lain yang pernah singgah di hati ini.
PERUBAHANKU
Saat aku mengenalmu, aku semakin mengenal Tuhanku,
Saat aku berusaha dekat denganmu Tuhanku seperti ikut mendekatiku,
Saat aku memikirkanmu, Tuhan selalu terlintas dalam pikiran ini,
Saat aku mulai merindukanmu, aku juga merindukan Tuhanku,
Dan di saat aku mulai mencintaimu, rasa cinta kepada Sang Pemilik Hati tak bisa di bendung lagi.
Sejak saat itu aku berubah, Aku seperti di lahirkan kembali, belum pernah aku merasa sebahagia ini, dulu sulit sekali menghadirkan Alloh di setiap shalat, khusyu` dalam beribadah itu sesuatu yang sangat sulit, tapi kini aku mulai menikmati saat - saat beribadah kepada Alloh, terasa sangat rasa rindu ini kepadaNya. Aku selalu menunggu saat waktu shalat tiba, ingin sekali rasanya bermunajat, berbicara, mengadu, berdoa, menumpahkan segala isi di hati ini di hadapanNya. Bahkan tak jarang air mata ini meleleh membasahi tempat sujud…. Ah…. Terasa nikmat sekali rasa di dalam hati ini. Belum pernah aku merasa sebaik ini sebelumnya. Dulu aku sulit sekali untuk bisa beristiqamah dalam membaca Al Qur`an, kini setelah aku mengenalnya dan semakin dekat dengan Alloh terasa ada yang kurang bila sehari saja tidak membaca kalam kalamNya. Ini pertama kalinya di luar bulan Ramadhan aku mampu mengkhatamkan Al Quran dua kali… terasa kurang memang. Tapi bagiku ini sudah menjadi perubahan besar, dulu paling hanya sekali saja diluar bulan Ramadan aku mampu mengkhatamkan Al Qur`an. Itupun kalau tidak di paksa dan waktunya sudah mepet mendekati bulan ramadhan gak bakalan kelar, huuuh….. Dan Alhamdulillah hari ini selepas shalat tahajud aku mengkhatamkannya. Itu baru dua hal yang merubah hidupku setelah aku mengenalnya. Masih banyak hal hal yang merubah hidupku menjadi lebih baik. Alhamdulillah Ya Alloh, semoga hamba bisa Istiqomah berada di jalanMu, semakin dekat denganMu, dan semakin bertambah rasa cinta ini kepadaMu. Aamiin…….Ya Robbal`alamiin…..
Dari perubahan yang terjadi dalam diri ini, satu hal yang terasa sangat special. Kenapa aku bilang special, itu karena hal ini adalah yang paling sulit dalam hidupku untuk melaksanakannya. Ia adalah Tahajud di sepertiga malam terakhir, dahulu hanya untuk sekedar bangun pagi saja mesti menggunakan alarm yang berulang kali mesti di nyalakan. Kini entah mengapa setelah mengenalnya aku selalu terbangun di sepertiga malam terakhir, awalnya memang sulit untuk menunaikannya, tetapi dengan niat yang kuat kini sudah mulai terbiasa dengannya. Terasa aneh memang, tiap malam aku menjadi kurang nyenyak saat tidur, berkali kali aku terbangun dari tidur karena menunggu waktu untuk shalat malam… kurang tidur yang berkualitas sih mungkin… tapi hal ini sangat menyenangkan dan lebih menenangkan hati. Sekali lagi Alhamdulillah Ya Alloh atas nikmat ini, hamba selalu bersyukur atas segala nikmat yang Engkau berikan. Dan entah sudah berapa banyak lagi perubahan perubahan yang terjadi dalam diri ini. Tapi yang pasti perubahan ini membawaku menjadi seorang muslim yang lebih baik, dan jauh lebih baik dari aku yang dahulu. Mulai dari perubahan sikapku, pendiamku untuk menghindari perkataan yang sia sia, mulai tidak ketergantungan lagi saat menonton acara televisi, pandangan mata ini menjadi tidak liar lagi, dan berhasilnya terlepas dari kemaksiatan yang biasa ku lakukan, serta masih banyak lagi perubahan yang terjadi…. Alhamdulillah ………….
MUNCULNYA RASA ITU
Mulai saat itu aku merasakan ada yang berbeda dengan diriku dan dirinya. Dia seperti sedang menghindar, begitu pula dengan aku. Aku mulai susah untuk menghubunginya, sms tak pernah dibalas, tak pernah lagi online, susah untuk menelponnya, karena tak bisa tersambung sekalinya tersambung nggak pernah di angkatnya. Aku menjadi tambah khawatir akan dirinya, apakah ia baik baik saja disana? Atau ia berusaha untuk menghindar dariku?
UNGAKAPAN RASA INI
MAAF
CINTA DALAM DIAM
Dan mulai saat ini ku ingin melepaskanmu dari pikiran ini, menyederhanakan perasaan ini, karena kini ku tahu, melepaskan dengan tulus sesuatu yang sangat kita inginkan tidak selalu berarti kita lemah. Melainkan sebaliknya, kita sangat kuat untuk membiarkan sesuatu itu pergi. Kita sangat kuat untuk meyakini bahwa besok lusa, jika memang berjodoh pasti akan bertemu. Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya. Maka itu tetap cinta. Tak kurang se senti pun perasaan tersebut Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.
PROPOSAL CINTAKU
Pernah suatu hari disaat diri ini begitu mendambakan seorang pendamping hidup, merindukan sosok yang akan menyempurnakan separuh agama ini,menyampaikan sebuah proposal. Yah, ku tulis sebuah proposal cinta yang ku tujukan kepada Sang Pemilik Hati.
Ya, Robb…….. Telah lama aku terjerembab pada sesuatu yang Engkau tidak sukai. Oleh karena itu aku ingin sekali bercerita kepadaMu. Berkeluh kesah atas apa yang aku alami saat ini. Karena hanya Engkau lah sebaik baik tempat kembali. Sebelum semuanya terlambat. Sungguh aku yakin Engkaulah yang menggugah hati nurani ini, untuk segera kembali kepadaMu dan berjalan pada koridor kebenaran. Hanya atas izin Engkau hati nurani manusia akan di buka atau di tutup serapat rapatnya. Ya, Robbul „Izzaty… Banyak sekali kesalahan yg telah aku lakukan. Sungguh aku merasa malu atas dosa yg telah aku perbuat. Tapi aku yakin pintu taubat masih terbuka lebar untuk hambamu.
Dulu aku salah dalam mengartikan sebuah perasaan cinta. Dalam benakku cinta itu harus di ungkapkan, agar orang yang aku cintai tahu. Kemudian kami menjalin hubungan yang tidak jelas arah dan tujuannya. Semakin ku ungkapkan perasaan itu semakin berkurang rasa cintaku kepadanya. Namun kini aku semakin sadar, bahwa usiaku tidak remaja lagi. Saatnya aku mengakhiri permainan dan lelucon kanak kanak itu. Aku mulai merindukan sesosok jiwa yang katanya bagian dari tulang rusuk ini. Terasa ada yang kurang dalam jiwaku, terasa sudah tak mampu lagi aku menahan gejolak yang meletup letup dalam diriku.
Kala itu, ada seorang saudara yang memberikan nomor hp seorang perempuan. Entah mengapa, hatiku mulai berbicara, dan mentransferkan perintah pada otak untuk segera menggerakkan tanganku untuk menghubunginya. Sebuah hal yang rasanya tidak mungkin aku mengetahui siapa dia. Berbekal niat, kemauan, dan keyakinan akupun mulai menghubunginya. Tak lama kemudian aku menghubunginya. Aku tak menyangka bisa secepat itu aku bisa menghubunginya di dunia yang tak tahu ujungnya, ya meski hanya di dunia maya. Semua ini atas izin Engkau ya Alloh, Sang Pembuat Skenario yang begitu luar biasa. Aku mencoba mencari informasi sebanyak banyaknya tentang dia. Aku merasakan hal menarik hatiku untuk mengenalnya. Apa yang aku cari ada dalam dirinya.
Ya Robb, hati kecilku mulai menari nari. Seperti ada harapan yang menghampiri setelah pertarungan batin yang begitu hebat. Akupun berusaha memberanikan diri untuk menghubuginya, terasa malu hati memang. Namun apa lagi yang bisa kuperbuat selain berdoa dan berusaha. Aku hanya ingin berusaha Ya Rabb, untuk memecah ketidak mungkinan itu. Sungguh aku yakin, janji Engkau adalah benar. Bahwa Engkau tidak akan merubah suatu kaum, sampai kaum itu mau merubahnya sendiri. Inilah usahaku untuk memperjuangkan pilihan yang terbaik menurut Engkau. Keyakinanku, bahwa tidak ada hal yang kebetulan, karena semua telah engkau skenariokan termasuk bagaimana aku bisa menemukannya. Meski masih samar samar, namun inilah kisi kisi hidup yang Engkau berikan. Sungguh kebesaranMu akan membawaku pada jawaban atas kisi kisi itu. Ya, Rabb, maafkan aku. Mungkin aku seperi membuka jalan untuk bermaksiat, namun akupun takut dia telah memiliki hati yang sedang di incarnya. Dia begitu acuh kepadaku dan hanya seperlunya saja. Dia tidak bertanya banyak tentangku. Dia tidak berbicara sebelum aku bertanya. Argh… mungkin dia tidak tertarik kepadaku. Mungkin ia telah memiliki pujaan hati lainnya. Mungkin aku sudah terlambat…… Banyak sekali pertanyaan yang muncul di benakku, bahkan akupun berpikir apakah aku harus menyerah? Rasanya ingin mengatakan langsung apakah dia mau bersamaku, namun aku takut dia justru tambah tidak menyukaiku. Serba salah aku dibuatnya. Lantas apa yang harus aku lakukan? Akhirnya akupun memutuskan untuk sejenak tidak menghubunginya. Mulai saat itu juga aku simpan rapat rapat rasa penasaranku itu. Biarlah hanya Engkau yang tahu Ya Rabb…
Belum pula aku mengetahui, apakah dia memiliki agama yang baik dan mempunyai akhlaq yang baik. Namun aku tidak bisa memendam keinginan untuk membuka hp dan menghubunginya kembali. Aku takut dia berpikiran yang pada akhirnya hanya akan merendahkan derajatku sebagai laki laki. Aku hanya bisa memberikan sinyal sinyal melaluyi sms dan media social. Dia terlihat masih saja diam, dan dia seperti sibuk dengan yang lainnya. Rasa ingin menyerahpun kadang menghantui. Tapi aku sadar Ya Rabb, tidak ada yang tidak mungkin atas izinMu. Selau ada harapan disaat aku selalu bergantung kepada Mu. Saat ini aku hanya bisa berusaha dengan sangat hati hati dan berdoa, karena saat menyimpan nama seseorang dalam hati dia bisa hilang begitu saja, hati mudah berbolak balik. Namun jika menyimpannya dalam doa, maka dia akan tertanam di langit.
Ya Rabb, hamba yakin Engkau mengetahui apa yang didalam pikiranku saat ini. Aku merasa sudah saatnya menyempurnakan agamaku. Aku sudah tidak ingin terjerumus kedalam kemaksiatan. Aku ingin segera terjaga diri ini yang telah ku benahi jauh jauh hari. Ya Rabb, jika keinginanku untuk menikah memang pada saat yang tepat, maka ridhoilah.
Aku merasa penasaran dengan “DIA” meski aku tidak mengenalnya, begitu pula “DIA”. Namun aku yakin atas izin Engkau entah dengan cara apapun, entah dari jalan manapun, jika memang aku dan “DIA” berjodoh maka Engkau akan pertemukan. Namun , jika tidak jangan jadikan hati ini rapuh, sakit dan melampaui batas. Ya Rabb, kuatkanlah aku untuk menerima segala resiko yang harus aku jalani. Jika bukan dia yang tepat siapkanlah seseorang yang jauh lebih baik dan tepat untukku. Aku ingin menjadi seorang imam bagi calon makmumku, dia yang menyejukkan hati dan menentramkan jiwaku, yang semakin menambah rasa cintaku padanya untuk mencintai Engkau Ya Rabb. Ingin sekali aku membangunkannya di sepertiga malam terakhir, kemudian dengan senyum yang indah dia menyambutku dan langsung mengajakku mengambil air wudhu dan bersujud padaMu. Dzikir dan doa senantisa terlantun semakin memperkuat hubungan halal kami. Kemudian apapun yang aku lakukan bersamanya bernilai ibadah dihadapanMu.
Pertemukanlah Ya Rahiim, dengan seseorang yang aku yakini akan mengajakku ke surgaMu. Orang yang selalu menyayangiku dan menghiburku dengan penuh keikhlasan. Orang yang selalu menjaga pandangannya terhadap lelaki lain, dan hanya denganku dia akan memadu kasih yang halal dan diridhoi Engkau. Orang yang akan menjaga lisannya untuk tidak menyakiti saat aku begitu menjengkelkan, justru pelukan hangatnya yang akan meluluhkan hatiku. Selalu mengingatkanku untuk tidak mencintainya melebihi cintaku pada Engkau.
Ya Rabb, pertemukanlah aku dengan seseorang yang kecantikannya membuatku semakin bersyukur atas nikmatMu. Sinar wajahnya yang selalu menyejukkan hatiku, membuatku luluh disaat aku merasa kesal dengan kebiasaan buruknya. Orang yang selalu sabar menghadapiku, dengan penuh kelembutan membujukku untuk tidak menuruti nafsu amarahku. Atas izin Engkau Ya Rabb, aku yakin Engkau akan selalu memberikan yang terbaik. Jika memang “DIA” adalah yang engkau maksud , maka jangan jadikan perasaan ini semakin menjadi, sehingga aku semakin berusaha untuk menunjukkan perasaan itu padanya. Jangan jadikan rasa cinta ini melebihi cintaku pada Engkau. Sehingga aku selalu di sibukkan dengan perasaan ini., yaitu selalu mencari cara untuk dapat menyita perhatiannya. Namun pertemukanlah kami segera dengan jalan yang Engkau Ridhoi. Segerakanlah ikat hati kami dengan ikatan yang halal lagi suci. Sungguh, tidak ada yang tidak mungkin selain atas izinMu Namun jika bukan dia yang terbaik, maka hapuslah namanya dalam hati dan pikiranku. Jangan jadikan rasa ini menghancurkanku. Berikan kekuatan dan keikhlasan untukku menerima takdir yang telah Engkau gariskan. Dan gantilah dengan orang yang lebih baik dari dia yakni yang sesuai dengan PROPOSAL yang telah aku ajukan Ya Rabb… inilah PROPOSAL CINTAKU. Aku tidak ingin menjalani hubungan yang tidak halal. Jadikan hati ini mampu mengalir menjalani apa yang telah Engkau gariskan. Segerakanlah Ya Rabb…… agar pikiran ini tidak dihantui lagi dengan kesenangan nafsu duniawi. Terima kasih atas janjiMu yang benar. Aku akan selalu menunggu keputusan terbaikMu Ya Rahman Ya Rahiim Sang Pemilik cinta yang suci lagi hakiki. Aamiin Ya Robbal`alamin
Yah, dan itulah proposal cintaku yang ku tujukan kepada Pemilik Hati ini. Aku ridho ya Alloh atas semua yang Engkau berikan, karena ku yakin itu adalah yang terbaik bagi hambamu. Kini ku ingin terus memperbaiki diri ini untuk menjadi lebih baik lagi dan semakin mendekat kepadaMu serta tak pernah berhenti berdoa, hingga Engkau mengijabahi doa hamba.
SEKALI LAGI MAAF
Maaf karena lancangku mengutarakan perasaan ini
Maaf bila ku terlalu berlebihan
Maaf akan semua kesalahanku
Maaf jika aku mencintaimu hanya karena satu hal saja, yaitu kamu yang mendekatkanku kepada Tuhan.
Mungkin jika bukan karena hal itu aku mudah untuk melupakanmu. Tapi karena hal itu, aku tak tahu kapan rasa ini akan pergi. Rasa ini layaknya hujan yang turun aku tak tahu kapan ia akan turun, seberapa deras ia akan mengguyur tubuh ini. Pun aku tak tahu kapan ia akan menjadi reda. Harapku, semoga setelah hujan ini mereda akan muncul pelangi indah yang akan membuat indah kehidupan ini.
Pengalaman membuatku mampu untuk mengenal sebuah kesalahan, bilamana aku melakukannya lagi. Dan pengalaman mengajariku tuk dengan rendah hati memohon maaf padamu.
Hello, from the other side, Imust`ve called a thousand times t0 tell you I`m sorry, for everything that I`ve done. Hello from the outside, at least I can say that I`ve a tried to teel you I`m sorry for everything my mistake. Please forgive me……………
TERIMA KASIH KAMU
Terima kasih untukmu…….
Terima kasih, telah mengijinkanku untuk mengenalmu. Meski itu hanya terasa mimpi, yang dapat hilang tiba – tiba ketika aku terbangun dari tidurku Terima kasih telah menghidupkan “rasa” itu lagi. “rasa” yang sudah terkubur lama. Dan kini mungkin aku harus mengubur kembali “ rasa” itu. Terima kasih , sudah mendekatkan ku dengan Sang Pemilik Hati. Terima kasih, telah membuatku menjadi lebih baik dari aku yang dulu. Terima kasih, telah membuatku menjadi lebih bahagia dan selalu tersenyum apapun keadaannya. Terima kasih telah memaafkan segala kesalahanku. Karena tak ada manusia yang sempurna, ku yakin banyak kekhilafan yang ku lakukan. Terima kasih…… Terima kasih Kamu……..Iya……. kamu…………
“ I just want to let you know. All the things you did for me don`t go unnoticed. You`re important pieces to this puzzle. Thank you for everythings. If I told you how much I appreciate you. I would be talking the rest of my life.”
“Aku hanya ingin kamu tahu, semua yang kamu lakukan untukku tidak akan pernah terlupakan. Kamu potongan penting dari puzzle ini. Terima kasih untuk semuanya. Jika aku bilang kepada kamu, betapa aku menghargaimu. Aku mungkin mengatakan sampai akhir sisa hidupku.”
CINTAKU ANTI MAINSTREAM
Aku mencintaimu dengan cara yang berbeda Aku mencintaimu dengan caraku Di setiap sujud selalu ku selipkan do`a untukmu. Aku mencintaimu bukan karena parasmu, bukan karena pakaianmu, bahkan hartamu. Aku mencintaimu karena kamu mendekatkan ku kepada Tuhanku Karena ku tahu hati ini milikNyaKarena jiwa ini milikNya
Karena rasa ini pun milikNya Karena aku mencintaimu, aku harus menjauhimu…….. Karena aku mencintaimu, aku harus melepasmu……. Hingga takdir yang akan memutuskan…….

Tidak ada komentar