Cemburu

Cemburu
Aku takut Dia cemburu padaku
Aku takut Dia menjauhiku di saat ku membutuhkanNya
Aku takut Dia murka padaku
Aku takut kehilangan cintaNya
Cinta yang mulai ku bangun meaki dengan tertatih tatih, dan jatuh bangun aku menemukan cinta.
Rasa cinta yang ku rasakan saat ini sungguh di luar dugaanku..
Tak pernah terpikir aku akan merasakan perasaan seperti ini
Aku harap Engkau tak cemburu padaku
Aku tahu, aku mudah tergoda
Aku tahu, hatiku masih rapuh
Aku tahu, hati ini sering berbolak balik
Aku tahu, aku sering melupakanmu
Aku tahu, perasaan ini mulai berkurang padaMu
Tapi......
Saat ini aku sedang berusaha untuk kembali meraih cintamu
Meraih kembali hatimu
Engkau tau.....
Kini ku sedang berusaha keras untuk memperbaiki diriku
Maafkan aku yang dulu
Setiap hari ku berusaha untuk membaca kembali surat surat cinta yang kau tulis....dalam kalamMu
Bersujud di hadapanMu.....
Dan selalu aku berusaha meski rasa kantuk dan lelah mendera
Untuk bangun bermunajat padaMu
Mengadu...
Memadu kasih.....
Mengeluarkan segala keluh kesah yang ada di hati.....
Memohon yang terbaik padaMu
Mengemis kasihMu.....
Berharap kan Engkau ijabahi segala do'a ku

Karena aku mencintaiMu, dan merindukanMu
Ku harap Engkau tak cemburu padaku
Karena aku sedang berusaha menjadi yang terbaik bagiMu.....

Rawu yama Jumat, 29 April 2016
Surat Cinta Untuk Ibu

Wahai angin……
Kutitipkan hembusan cinta suci ini…..
Untuk orang terkasih dari orang yang paling ku saying,
Orang terhebat dari orang orang istimewa….
Dia adalah sosok yang dulu aku berada diperutnya selama 9 bulan, Yang kerap kubentak !!
Saat inginku tak terpenuhi
Yang kerap aku acuhkan,
Saat dia penuh harap akanku….
Ibu….
Koreng ini belum juga mongering ….
Bahkan nanah ini kian membusuk….
Pada jiwa tak tenang….
Pada sujud sepertiga malam itu doaku melambung
Bertebaran bersama meteor….
Membentuk satu rasi…..
Ku mencipta wajah teduhmu dalam lentera kalbuku…..
Nasehat bijakmu menambal luka luka akhlakku
Aliran deras dari sudut matakuMenyiratkan duka…..
Penyesalan,
Dulu aku menyisakan luka menganga….
Membekas, mengguratkan lara,
Keluh kesahmu tak pernah kau adu padaku,
Kau tegar dalam segala pahitnya kenyataan,
Kini ku terlahir bagai bayi suci….
Merengek
Memohon……
Mengemis maaf dari hatimu….
Senyum simpul nan renyahmu teramat tulus,
Menyambut segalakekurangajaranku
Harapku…..
Bisa tidur terlelap di telapak kakimu
Kelak….
Ingin kucium kakimu,
Memelukmu erat pada taman taman surga
Duduk berdua…..
Bercengkrama mesra pada dipan dipan milikNya,
Ibu….. Kau tahu ?
Curahan hidupku untukmu,
Dunia harus tahu, bawa aku sangat mencintaimu….
Robbi, ijinkan aku melukis bahagia pada jiwanya….
Menopang segala kepayahannya….
Ibu…. I LOVE YOU……..

Rawu yama Selasa, 05 April 2016

SEBUAH PERJALANAN AKAN SEBUAH CINTA

Anakku, ketika aku sudah semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku.
Suatu ketika aku memecahkan piring atau menumpahkan sup diatas meja, karena penglihatanku berkurang.
Aku berharap kamu tidak marah, orang tua itu sensitive selalu merasa bersalah saat kamu berteriak
Ketika pendengaranku semakin memburuk, dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan.
Aku berharap kamu tidak memanggil akutulimohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.
Maaf, anakku aku semakin tua .
Ketika lututku mulai lemah,
Aku berharap kamu memiliki kesabaran untuk membantuku untuk bangun.
Seperti sebagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil, untuk belajar berjalan.
Aku mohon, jangan bosan denganku.
Ketika aku selalu mengulangi apa yang aku katakan,
Aku berharap kamu terus mendengarkanku.
Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon?
Kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang ulang, sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan.
Maafkan juga bauku, tercium seperti orang yang sudah tua.
Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi.
Tubuh kami lemah, orang tua mudah sakit, karena mereka rentan terhadap dingin.
Aku berharap aku tidak terlihat kotor bagimu.
Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?
Aku selalu mengejar ngejar kamu karena kamu tidak ingin mandi.
Aku berharap kamu bisa bersabar denganku, ketika aku mulai rewel.
Itu semua bagian dari menjadi tua
Kamu akan mengerti ketika kamu tua nanti.
Dan jika kamu memiliki waktu luang,
Aku harap kita dapat berbicara, Bahkan untuk beberapa menit saja.
Aku selalu kesepian sepanjang waktu
Dan tidak memiliki seorangpun untuk diajak bicara.
Aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaamu,
Bahkan jika kamu tidak tertarik dengan ceritaku
Aku mohon, berilah aku waktu untuk bersamamu.
Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?
Aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainanmu.
Ketika saatnya tiba,
Dan aku hanya bisa terbaring sakit dan sakit,
Aku berharap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku,
Maaf, kalau aku sampai ngompol dan membuat berantakan Selama beberapa saat terakhir dalam hidupku.
Aku mungkin tidak akan bertahan lebih lama.
Ketika waktu kematianku datang,
Kuharap kamu memegang tanganku
Dan memberikaan aku kekuatan untuk menghadapi kematian.
Dan jangan kuatir,
Ketika aku bertemu Sang Pencipta,
Aku akan berbisik kepadaNya.
Untuk selalu memberikan berkah kepadamu,
Karena kamu mencintai Ayah dan Ibumu.
Terima kasih atas segala perhatianmu, nak
Kami mencintaimu dengan kasih berlimpah.
                                                                                IBU DAN AYAH
Rawu yama
Kalimat indah tentang wanita


Oleh : `Aidh Al-Qarni

Kalimat –kalimat Indah Sarat Makna Tentang Wanita

“Perempuan itu seperti kopi, jika engkau abaikan, ia akan menjadi dingin, sampai dalam hal cita rasanya.”
“Saat perempuan diam di depan orang yang di cintainya, maka muncullah banyak kata dalam air mata.”
“Perempuan itu, pada mulanya takut untuk mendekatimu, namun pada akhirnya, ia menangis saat engkau menjauh darinya. Sedikit sekali orang yang memahaminya.”
“Perempuan itutidak menginginkan kemustahilan darimu,dia hanya menginginkan agar engkau seperti lelaki yang engkau bayangkan  tentang saudari kandungnya.”
“Perempuan itu tipu daya besar, atau cinta agung, dan engkaulah yang menentukannya wahai lelaki. Jika engkau membuat makar atasnya, diapun membuat makar kepadamu, dan jika engkau mencintainya, iapun kasmaran terhadapmu.”
“Sesuai dengan tingkat cintamu kepada perempuan, seperti itulah ia cemburu, karenanya , apa saja yang membuat perempuan menjadi gila karena cemburu, itu juga yang membuat gila karena cinta.”
“Perempuan itu mengobati, padahal ia sedang demam, membantu padahaal ia susah, begadang padahal ia lelah dan berduka terhadap seseorang yang tidak dikenalnya.”
“Perempuan itu selalu ingin diperlukan, seperti bocah kecil, betapapun ia menua.”
‘Jangan berani – berani mengetuk pintu hati perempuan jika engkau tidak membawa berkoper – koper perhatian.
‘Saat perempuan cemburu, buatlah lukisan ciumanmu pada kedua tangannya, biarkan dia merasakanbahwa dia merupakan kenikmatan Alloh Subhanahu wa ta`ala yang sangat besar bagimu.”
“Perempuan yang tenang nan lembut, ternyata membuat kebisingan terbesar pada hati lelaki.”
“Perempuan itu, meskipun keras hati, sebenarnya tidak pernah kosongdari rasa simpati dan kasih saying.’’
“Tidak ada yang mampu menanggung kegilaan perempuan dan kecemburuannya, kecuali lelaki yang mencintainya dengan sebenarnya.’’
“Tidak ada aib jika lelaki mau belajar dari hati perempuan sesuatu yang menjadikannya semakin manusiawi dan semakin  lembut.’
‘Perempuan itu takut dikhianati, takut kehilangan, takut tiada, dan tidak mudah melupakan seseorang yang dicintainya, ia terus menerus mengawasinya dari jauh.”
‘Mungkin perempuan mengasuh anak tanpa seorang ayah, tetapi tidak mungkin seorang lelaki mengasuh anak tanpa ibu. Disinilah terletak keindahan perempuan.”
“Jiak engkau jantan,pasti punya betina.’
“Kapan engkau jadi raja, pasti ada ratu.”
‘Jangan sampai engkau tanpa apa – apa sementara engkau menginginkan perempuan segala – galanya.”
“Ingatlah, saat ruh di tiupkankepadamu, engkau ada di rahim perempuan.”
“Saat engkau menangis, engkau ada di pangkuan perempuan.”
“Saat engkau kasmaran, engkau ada di hati perempuan.”
“Karenannya, perlakukan perempuan dengan penuh kelembutan. Perempuan itu di cipta sebagai amanah, bukan dicipta untuk dihinakan.”
“Maka…… hidup perempuan!!!! Apakah ia bersuami, gadis, atau janda cerai, ataupun janda mati….”

Rawu yama Senin, 04 April 2016

Events