PROPOSAL CINTAKU



Ya, Robb……..
Telah lama aku terjerembab pada sesuatu yang Engkau tidak sukai. Oleh karena itu aku ingin sekali bercerita kepadaMu. Berkeluh kesah atas apa yang aku alami saat ini. Karena hanya Engkau lah sebaik baik tempat kembali. Sebelum semuanya terlambat. Sungguh aku yakin Engkaulah yang menggugah hati nurani ini, untuk segera kembali kepadaMu dan berjalan pada koridor kebenaran. Hanya atas izin Engkau hati nurani manusia akan di buka atau di tutup serapat rapatnya.
Ya, Robbul ‘Izzaty…
Banyak sekali kesalahan yg telah aku lakukan. Sungguh aku merasa malu atas dosa yg telah aku perbuat. Tapi aku yakin pintu taubat masih terbuka lebar untuk hambamu.
Dulu aku salah dalam mengartikan sebuah perasaan cinta. Dalam benakku cinta itu harus di ungkapkan, agar orang yang aku cintai tahu. Kemudian kami menjalin hubungan yang tidak jelas arah dan tujuannya. Semakin ku ungkapkan perasaan itu semakin berkurang rasa cintaku kepadanya.
Namun kini aku semakin sadar, bahwa usiaku tidak remaja lagi. Saatnya aku mengakhiri permainan dan lelucon kanak kanak itu. Aku mulai merindukan sesosok jiwa yang katanya bagian dari tulang rusuk ini. Terasa ada yang kurang dalam jiwaku, terasa sudah tak mampu lagi aku menahan gejolak yang meletup letup dalam diriku.
Kala itu, ada seorang saudara yang memberikan nomor hp seorang perempuan. Entah mengapa, hatiku mulai berbicara, dan mentransferkan perintah pada otak untuk segera menggerakkan tanganku untuk menghubunginya. Sebuah hal yang rasanya tidak mungkin aku mengetahui siapa dia. Berbekal niat, kemauan, dan keyakinan akupun mulai menghubunginya. Tak lama kemudian aku menghubunginya. Aku tak menyangka bisa secepat itu aku bisa menghubunginya di dunia yang tak tahu ujungnya, ya meski hanya di dunia maya. Semua ini atas izin Engkau ya Alloh, Sang Pembuat Skenario yang begitu luar biasa. Aku mencoba mencari informasi  sebanyak banyaknya tentang dia. Aku merasakan hal menarik hatiku untuk mengenalnya. Apa yang aku cari ada dalam dirinya.
Ya Robb, hati kecilku mulai menari nari. Seperti ada harapan yang menghampiri setelah pertarungan batin yang begitu hebat. Akupun berusaha memberanikan diri untuk menghubuginya, terasa malu hati memang. Namun apa lagi yang bisa kuperbuat selain berdoa dan berusaha. Aku hanya ingin berusaha Ya Rabb, untuk memecah ketidak mungkinan itu. Sungguh aku yakin, janji Engkau adalah benar. Bahwa Engkau tidak akan merubah suatu kaum, sampai kaum itu mau merubahnya sendiri. Inilah usahaku untuk memperjuangkan pilihan yang terbaik menurut Engkau. Keyakinanku, bahwa tidak ada hal yang kebetulan, karena semua telah engkau skenariokan termasuk bagaimana aku bisa menemukannya. Meski masih samar samar, namun inilah kisi kisi hidup yang Engkau berikan. Sungguh kebesaranMu akan membawaku pada jawaban atas kisi kisi itu.
Ya, Rabb, maafkan aku. Mungkin aku seperi membuka jalan untuk bermaksiat, namun akupun takut dia telah memiliki hati yang sedang di incarnya. Dia begitu acuh kepadaku dan hanya seperlunya saja. Dia tidak bertanya banyak tentangku. Dia tidak berbicara sebelum aku bertanya. Argh… mungkin dia tidak tertarik kepadaku. Mungkin ia telah memiliki pujaan hati lainnya.
Mungkin aku sudah terlambat……
Banyak sekali pertanyaan yang muncul di benakku, bahkan akupun berpikir apakah aku harus menyerah? Rasanya ingin mengatakan langsung apakah dia mau bersamaku, namun aku takut dia justru tambah tidak menyukaiku. Serba salah aku dibuatnya. Lantas apa yang harus aku lakukan? Akhirnya akupun memutuskan untuk sejenak tidak menghubunginya. Mulai saat itu juga aku simpan rapat rapat rasa penasaranku itu. Biarlah hanya Engkau yang tahu Ya Rabb…
Belum  pula aku mengetahui, apakah dia memiliki agama yang baik dan mempunyai akhlaq yang baik. Namun aku tidak bisa memendam keinginan untuk membuka hp dan menghubunginya kembali. Aku takut dia berpikiran yang pada akhirnya hanya akan merendahkan derajatku sebagai laki laki. Aku hanya bisa memberikan sinyal sinyal melaluyi sms dan media social. Dia terlihat masih saja diam, dan dia seperti sibuk dengan yang lainnya. Rasa ingin menyerahpun kadang menghantui. Tapi aku sadar Ya Rabb, tidak ada yang tidak mungkin atas izinMu. Selau ada harapan disaat aku selalu bergantung kepada Mu. Saat ini aku hanya bisa berusaha dengan sangat hati hati dan berdoa, karena saat menyimpan nama seseorang dalam hati dia bisa hilang begitu saja, hati mudah berbolak balik. Namun jika menyimpannya dalam doa, maka dia akan tertanam di langit.
Ya Rabb, hamba yakin Engkau mengetahui apa yang didalam pikiranku saat ini. Aku merasa sudah saatnya menyempurnakan agamaku. Aku sudah tidak ingin terjerumus kedalam kemaksiatan. Aku ingin segera terjaga diri ini yang telah ku benahi jauh jauh hari. Ya Rabb, jika keinginanku untuk menikah memang pada saat yang tepat, maka ridhoilah.
Aku merasa penasaran dengan “DIA” meski aku tidak mengenalnya, begitu pula “DIA”. Namun aku yakin atas izin Engkau entah dengan cara apapun, entah dari jalan manapun, jika memang aku dan “DIA” berjodoh maka Engkau akan pertemukan. Namun , jika tidak jangan jadikan hati ini rapuh, sakit dan melampaui batas. Ya Rabb, kuatkanlah aku untuk menerima segala resiko yang harus aku jalani. Jika bukan dia yang tepat siapkanlah seseorang yang jauh lebih baik dan tepat untukku.
Aku ingin menjadi seorang imam bagi calon makmumku, dia yang menyejukkan hati dan menentramkan jiwaku, yang semakin menambah rasa cintaku padanya untuk mencintai Engkau Ya Rabb. Ingin sekali aku membangunkannya di sepertiga malam terakhir, kemudian dengan senyum yang indah dia menyambutku dan langsung mengajakku mengambil air wudhu dan bersujud padaMu. Dzikir dan doa senantisa terlantun semakin memperkuat hubungan halal kami. Kemudian apapun yang aku lakukan bersamanya bernilai ibadah  dihadapanMu.
Pertemukanlah Ya Rahiim, dengan seseorang yang aku yakini akan mengajakku ke surgaMu. Orang yang selalu menyayangiku dan menghiburku dengan penuh keikhlasan. Orang yang selalu menjaga pandangannya terhadap lelaki lain, dan hanya denganku dia akan memadu kasih yang halal dan diridhoi Engkau. Orang yang akan menjaga lisannya untuk tidak menyakiti saat aku begitu menjengkelkan, justru pelukan hangatnya  yang akan meluluhkan hatiku. Selalu mengingatkanku untuk tidak mencintainya melebihi cintaku pada Engkau.
Ya Rabb, pertemukanlah aku dengan seseorang yang kecantikannya membuatku semakin bersyukur atas nikmatMu. Sinar wajahnya yang selalu menyejukkan hatiku, membuatku luluh disaat aku merasa kesal dengan kebiasaan buruknya. Orang yang selalu sabar menghadapiku, dengan penuh kelembutan membujukku untuk tidak menuruti nafsu amarahku. Atas izin Engkau Ya Rabb, aku yakin Engkau akan selalu memberikan yang terbaik.
Jika memang “DIA” adalah yang engkau maksud , maka jangan jadikan perasaan ini semakin menjadi, sehingga aku semakin berusaha untuk menunjukkan perasaan itu padanya. Jangan jadikan rasa cinta ini melebihi cintaku pada Engkau. Sehingga aku selalu di sibukkan dengan perasaan ini., yaitu selalu mencari cara untuk dapat menyita perhatiannya. Namun pertemukanlah kami segera dengan jalan yang Engkau Ridhoi. Segerakanlah ikat hati kami dengan ikatan yang halal lagi suci. Sungguh, tidak ada yang tidak mungkin selain atas izinMu
Namun jika bukan dia yang terbaik, maka hapuslah namanya  dalam hati dan pikiranku.  Jangan jadikan rasa ini menghancurkanku. Berikan kekuatan dan keikhlasan untukku menerima takdir yang telah Engkau gariskan. Dan gantilah dengan orang yang lebih baik dari dia yakni yang sesuai dengan PROPOSAL yang telah aku ajukan
Ya Rabb… inilah PROPOSAL CINTAKU. Aku tidak ingin menjalani hubungan yang tidak halal. Jadikan hati ini mampu mengalir menjalani apa yang telah Engkau gariskan. Segerakanlah Ya Rabb…… agar pikiran ini tidak dihantui lagi dengan kesenangan nafsu duniawi. Terima kasih atas janjiMu yang benar. Aku akan selalu menunggu keputusan terbaikMu Ya Rahman Ya Rahiim Sang Pemilik cinta yang suci lagi hakiki.
Aamiin Ya Robbal`alamin


Tidak ada komentar

Events